3.1.a.10.3. Jurnal Refleksi - Minggu 19


 Jurnal Refleksi Minggu 19

Model 2: DEAL (Description, Examination and Articulation of Learning)

ANDI SAPUTRO, S.Kom

CGP ANGKATAN 4 Kabupaten Karanganyar

 

Description

Pada minggu kesembilan belas ada beberapa aktivitas pembelajaran yang harus dilalui calon guru penggerak termasuk saya dimulai dari :

3.1.a.5. Ruang Kolaborasi - Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran

Dalam aktivitas pembelajaran ini memiliki tujuan agar CGP berbagi, berkolaborasi dan menerapkan keterampilan pengambilan keputusan berdasarkan 4 paradigma, 3 prinsip, dan 9 langkah pengambilan dan  pengujian keputusan. Dalam kegiatan ini saya bersama rekan CGP lainnya diminta dapat kerja bersama (berkolaborasi), untuk mencapai tujuan bersama yaitu menjadi pemimpin pembelajaran yang bijaksana, cekatan dan mandiri di sekolah/lingkungan masing-masing dalam keterampilan pengambilan keputusan yang memiliki unsur dilema etika. Selanjutnya, unggah hasil kerja kelompok (dalam format presentasi) di sini, sesuai dengan petunjuk pengiriman hasil yang telah disediakan. Dalam pengerjaan sudah ditentutkan rubrik yang harus dilengkapi sebagai berikut :

Kualitas isi materi studi kasus pilihan (Bobot: 50%)

Pemilihan studi kasus tidak mengandung unsur dilema etika atau tidak jelas unsur dilema etikanya. Pemilihan paradigma, prinsip dan 9 langkah pengujian kurang tampak atau semua/salah satu tidak ada sama sekali.

1points

Pemilihan studi kasus sudah ada namun unsur dilema etika masih kurang jelas. Pemilihan paradigma/ prinsip dan 9 langkah pengujian tampak, namun belum merupakan suatu kesatuan yang utuh.

1points

Pemilihan studi kasus sudah baik dan mengandung unsur dilema etika; pemilihan paradigma, prinsip serta 9 langkah pengujian tampak dan tersaji dengan baik. Secara keseluruhan penyajiannya runtut dan komprehensif.

3points

Pemilihan studi kasus sangat baik dan tepat, mengandung unsur dilema etika; pemilihan paradigma, prinsip yang dianut serta 9 langkah pengujian telah tampak dan disajikan dengan sangat baik. Ada unsur refleksi dari hasil pengujian yang menarik dan/atau mengandung unsur tak terduga. Penyajiannya utuh, runtut, komprehensif dan mudah diikuti.

4points

Efektivitas penyampaian/penyajian studi kasus (Bobot: 25%)

Penyampaian kelompok masih sangat kurang. Sepertinya kurang persiapan dan tidak terlihat bentuk kerja sama antara anggota kelompok. Hanya 1-2 orang yang dominan berbicara, dan yang lain tampak tidak menguasai materi atau kurang aktif.

1points

Penyampaian kelompok sudah bisa dilakukan, namun tampak belum utuh atau kurang persiapan. Belum tampak kekompakan anggota kelompok dan proyeksi vokal setiap anggota kelompok belum merata, ada yang dominan dan/atau kurang aktif.

2points

Penyampaian kelompok sudah baik. Menggunakan bahasa yang komunikatif, pemilihan kata-kata telah tepat dan tampak ada kerja sama dalam menyajikan materi presentasi. Penyajian secara keseluruhan mudah untuk diikuti.

3points

Penyampaian kelompok sangat baik. Penggunaan bahasa sangat komunikatif, pemilihan kata dan proyeksi vokal setiap anggota tampak harmonis dan kompak. Setiap anggota kelompok tampak berkontribusi dan bertanggung jawab, terlihat dari presentasi materi yang menjadi bagiannya. Penyajian secara keseluruhan sangat menarik untuk diikuti dan penyampaiannya pun mudah dicerna.

4points

Masukan dan/atau Tanggapan 15%

Kelompok tampak sedikit sekali atau tidak sama sekali memberikan masukan konstruktif pada kelompok penyaji. Kelompok tampak tidak tertarik sama sekali pada kelompok penyaji.

1points

Kelompok beberapa kali memberikan tanggapan kepada kelompok penyaji. Sebagian dari anggota kelompok tampak memberikan perhatian kepada kelompok penyaji.

2points

Kelompok aktif memberikan tanggapan konstruktif kepada kelompok penyaji. Sebagian besar anggota kelompok memberikan perhatian kepada kelompok penyaji.

3points

Kelompok sangat aktif dan apresiatif dalam memberikan tanggapan dan/masukan konstruktif kepada kelompok penyaji. Seluruh anggota kelompok tampak menyimak dan memberikan perhatian penuh pada saat kelompok penyaji memberikan presentasi.

4points

Pengaturan Waktu (Bobot: 10%)

Keterampilan pengaturan waktu masih sangat kurang. Waktu yang diberikan tampak tidak dipergunakan dengan efektif.

1points

Keterampilan pengaturan waktu masih belum efektif. Waktu 3-5 belum terpenuhi; batasan waktu melebihi dari waktu yang disepakati.

2points

Baik dalam pengaturan waktu. Waktu penyajian 3-5 menit dipergunakan dengan baik.

3points

Sangat baik dalam pengaturan waktu. Penyampaian materi padat dengan waktu yang sangat efektif. Waktu yang diberikan antara 3-5 menit dipergunakan dengan sangat baik.

4points

 

Dalam melaksanakan presentasi kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan menangani kasus yang sudah ditentukan oleh fasilitator atau membuat kasus sendiri pada saat itu saya berkelompok dengan Bu Jumini dari SMK Negeri Ngargoyoso dan Ibu Sisca Natilawati dari SMK Negeri 1 Karanganyar sepakat mengangkat tema dilema etika dari kasus Bu Jumini yang akan mengikuti Tes PPG dan Lokakarya Calon Guru Penggerak yang harinya bersamaan. Hal ini kami berusaha memecahkan kasus dengan menerapkan langkah pengujian yang sudah ada pada modul 3.1 melalui diskusi secara virtual dan komunikasi melalui WhatsApp kami berempat memecahkan permasalahan yang dihadapi Bu Jumini kemudian menuangkannya pada PPT di Google Drive. Kemudian dari masing-masing kelompok memberikan tanggapan kepada kelompok lainnya secara bergantian. Adapun hasil dari presentasi kelompok kami kurang lebih seperti berikut :

 

Untuk secara lengkapnya bisa dilihat pada https://saterlat.blogspot.com/2022/04/31a5-ruang-kolaborasi-pengambilan.html.

 

Kegiatan selanjutnya 3.1.a.6. Refleksi Terbimbing - Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran. Dalam Refleksi Terbimbing CGP dapat melakukan refleksi bersama fasilitator untuk mengambil makna dari pengalaman belajar dan mengadakan metakognitif terhadap proses pengambilan keputusan yang telah mereka lalui dan menggunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan yang dilakukannya. Dan disediakan pertanyaan pemantik dalam Refleksi terbimbing ini. Selain itu disediakan juga pertanyaan sebagai panduan sesi refleksi kali ini. Secara lengkap bisa dilihat dalam blog https://saterlat.blogspot.com/2022/04/31a6-refleksi-terbimbing-pengambilan.html.

 

Kegiatan berikutnya 3.1.a.7. Demontrasi Kontekstual - Pengambilan Keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Adapun tujuan dari Demonstrasi Kontekstual agar kita dapat mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan yang telah dipelajarinya tentang keempat paradigma dilema etika, ketiga prinsip dilema etika, dan 9 langkah pengujian keputusan pada konteks di sekolah asal masing-masing. Saya dan rekan rekan CGP lainnya diminta membuat sebuah jurnal monolog (diskusi dengan diri sendiri). Jurnal ini dapat berupa blog-tulisan naratif maupun sebuah video atau audio yang merekam Anda menyampaikan sendiri konten berdurasi 3-5 menit. Seperti yang tertera dalam blog https://saterlat.blogspot.com/2022/05/31a7-demontrasi-kontekstual-pengambilan.html.

 

Selanjutnya kita memasuki 3.1.a.8. Elaborasi Pemahaman - Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran secara virtual melalui tautan Google Meet yang sudah tersedia di LMS dengan nara sumber Dera Ratna Kristanti Iswari.

Kegiatan selanjutnya adalah Lokakarya yang diselenggarakan di Alana Hotel pada saat ini kelompok kami dengan instruktur Ibu Tri Setyo Rini bergabung dengan 2 kelompok lain dan kita saling berkolaborasi.

 

Diikuti dengan kegiatan 3.1.a.9. Koneksi Antar materi bertujuan agar CGP membuat kesimpulan (sintesis) dari keseluruhan materi yang didapat, dengan beraneka cara dan media dan dilengkapi dengan panduan pertanyaan untuk membuat rangkuman kesimpulan pembelajaran. Seperti yang tertera pada halaman https://saterlat.blogspot.com/2022/05/31a9-blog-rangkuman-koneksi-antar-materi.html.

 

Diakhiri dengan penulisan Jurnal Refleksi mingguan yang ke-19 pada blog https://saterlat.blogspot.com/2022/05/31a103-jurnal-refleksi-minggu-19.html.

 

Examination

Dari kegiatan yang sudah berjalan dalam minggu tersebut saya dapat menyelesaikan semua sesuai dengan tujuan dari masing-masing forum pada LMS. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala terutama dalam pelaksanaan perencanaan aksi nyata yang masih harus dipertimbangkan dan di pikirkan lebih lanjut. Penerapan 9 langkah pengujian terlihat belum diterapkan disekolah saya dengan baik, kebanyakan keputusan masih diambil secara pendapat terbanyak atau melalui voting belum menerapkan langkah yang harus dilakukan. Maka diperlukan sosialisasi dan penjelasan lebih lanjut guna menyamakan persepsi pengambilan keputusan yang berpihak pada peserta didik.

 

Articulation of Learning

Perbaikan pengambilan keputusan yang berpihak pada murid ke depan akan lebih sering saya gunakan dalam pengambilan keputusan terlebih amanat yang diberikan Kepala Sekolah kepada saya sebagai Ketua Kompetensi Keahlian Multimedia, setiap keputusan yang saya akan ambil akan saya terapkan 9 langkah pengujian terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yang maksimal dan benar-benar berpusat pada peserta didik.

 

No comments:

Post a Comment

Pages